Ikan Tuna Tidak Hanya Lezat, namun Bermanfaat Bagi Ibu Hamil

Anda suka mengkonsumsi ikan tuna? Sudah tahukah anda kandungan apa saja yang dimiliki oleh jenis ikan laut ini? Apakah anda pernah mendapat informasi jika ikan tuna tidak baik untuk dikonsumsi ibu hamil? Benarkah demikian? Mari kita simak artikel berikut!

Ketika dalam masa kehamilan, seorang ibu memang diharapkan selalu menjaga pola makan. Anda tidak boleh sembarangan mengkonsumsi makanan karena apa yang anda makan juga menjadi nutrisi untuk janin di dalam rahim anda. Makanan akan turut menentukan perkembangan janin. Dengan mengkonsumsi makanan bergizi, maka anda akan terbantu dalam mengoptimalkan pertumbuhan sang janin. Berbagai jenis makanan dapat membantu kita memperoleh nutrisi yang diperlukan oleh tubuh selama masa kehamilan. Makanan tersebut dapat berupa kombinasi sayur, buah, daging, biji-bijian mau pun berbagai jenis manfaat ikan air tawar dan ikan laut.

Kandungan Gizi Ikan Tuna dan Manfaatnya untuk Anda dan Janin

Ikan tuna adalah salah satu dari sekian banyak jenis ikan laut yang kaya akan kandungan nutrisi. Kita sering mengkonsumsinya dalam bentuk berbagai hidangan lezat yang menggugah selera. Penasaran dengan kandungan nutrisi apa saja yang dimiliki ikan tuna? Berikut adalah daftar kandungan nutrisi serta manfaat ikan tuna bagi ibu hamil :

1. Asam lemak omega 3

Asam lemak omega 3 adalah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh tapi tidak dapat diproduksi oleh tubuh kita sendiri. Oleh karena itulah kita perlu mendapatkannya dengan mengkonsumsi makanan. Salah satu jenis ikan laut yang kaya akan asam lemak omega 3 adalah jenis ikan tuna. Asam lemak omega 3 berfungsi untuk menurunkan risiko berbagai penyakit jantung (cardiovascular) dan menjaga kesehatan jantung anda.

Apa saja manfaat asam lemak omega 3 untuk perkembangan bayi dalam kandungan? Asam lemak omega 3 sangat baik untuk menunjang perkembangan otak dan sistem saraf. Ibu hamil yang mengkonsumsi ikan tuna akan melahirkan seorang bayi dengan kecerdasan otak yang baik. Asam lemak omega 3 juga akan berguna bagi kesehatan jantung bayi sampai ia tumbuh dewasa. Selain itu asam lemak omega 3 juga baik untuk mendukung perkembangan indera penglihatan pada janin sehingga bayi yang dilahirkan akan mendapatkan kemampuan visual yang baik.

2. DHA dan EPA

DHA dan EPA merupakan bagian dari asam lemak omega 3. Pada janin, DHA atau docosahexaenoic acid dan EPA atau eicosapentaenoic acid dibutuhkan untuk menunjang perkembangan neuron dan membran sel.

DHA juga penting dalam membentuk kecerdasan otak bayi karena otak mengalami perkembangan pesat terutama saat di dalam kandungan hingga usia 2 tahun.

3. Asam lemak omega 6

Sama halnya dengan asam lemak omega 3, asam lemak omega 6 juga merupakan nutrisi penting bagi perkembangan kecerdasan otak bayi. Oleh karena itu, asam melak omega 3 dan omega 6 akan bermanfaat secara optimal ketika dikonsumsi bersamaan. Asam lemak omega 6 berfungsi untuk menekan kadar kolesterol dalam darah sehingga kesehatan jantung bayi lebih terjaga.

Kelancaran sistem peredaran darah pada bayi di dalam kandungan juga akan terjaga. Hal ini berpengaruh pada sirkulasi oksigen untuk pernapasan bayi anda. Asam lemak omega 6 juga dapat memperbaiki jaringan saraf yang rusak.

4. Protein

Ikan tuna memiliki kadar protein yang lebih tinggi daripada kadar protein yang terdapat pada telur. Protein dari ikan tuna yang dikonsumsi ibu hamil mengoptimalkan pembentukan rambut, kuku dan kulit bayi. Selain itu juga baik untuk menjaga otot bayi agar tetap kuat. Bagi ibu sendiri, protein berfungsi untuk membersihkan darah.

5. Zat besi

Zat besi menjaga fungsi organ tubuh tetap bekerja secara normal. Zat besi bersama vitamin B kompleks berperan dalam pembentukan sel darah merah. Ibu hamil yang mengkonsumsi tuna akan terhindar dari risiko anemia. Anemia dapat menyebabkan peredaran oksigen dalam tubuh tidak lancar. Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan risiko bayi lahir prematur atau lahir dengan berat badan kurang.

Oksigen yang beredar ke seluruh tubuh juga mengangkut sari pati makanan yang diperlukan oleh tubuh. Selain itu, zat besi membantu produksi hormon yang penting selama masa kehamilan sampai proses persalinan, membantu pembentukan plasenta, pembentukan energi serta mengurangi pendarahan saat persalinan.

6. Fosfor

Zat fosfor berguna dalam pembentukan tulang dan gigi. Untuk seorang ibu hamil, fosfor penting dalam mengatur energi yang diperlukan oleh tubuh. Fosfor berperan dalam peningkatan metabolisme manfaat kalsium bagi ibu hamil. Anda yang kekurangan fosfor akan menjadi sering merasakan kram pada tungkai.

7. Kalsium

Kalsium juga berperan dalam pembentukan tulang dan gigi janin. Untuk anda yang sedang hamil, kalsium dapat menurunkan risiko terkena osteoporosis (pengeroposan tulang) selama masa kehamilan. Janin memerlukan kalsium lebih tinggi pada usia 20 minggu terakhir sebelum kelahiran. Jika janin tidak mendapatkan kalsium yang cukup, maka akan mengambil persediaan kalsium dari tubuh sang ibu. Hal inilah yang dapat menyebabkan terjadinya osteoporosis.

8. Vitamin

Manfaat ikan bagi ibu hamil tuna kaya akan vitamin A, vitamin B6, dan asam folat. Vitamin A untuk ibu hamil diperlukan untuk memelihara sel tubuh, meningkatkan sistem imun, dan mengoptimalkan pertumbuhan. Vitamin B6 bersama asam folat berperan untuk mencegah gangguan pada jantung. manfaat asam folat bagi ibu hamil juga baik untuk menurunkan risiko cacat pada janin.

Efek Samping dan Tips Aman Mengonsumsi Ikan Tuna

Mungkin anda pernah mendengar atau mengetahui informasi dari beberapa sumber yang mengatakan bahwa konsumsi ikan tuna saat hamil dapat memberikan efek samping pada janin. Bahkan ada sebagian pihak yang melarang mengkonsumsi ikan tuna ketika sedang hamil. Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar. Asal ibu hamil tidak mengkonsumsi secara berlebihan dan cermat dalam memilih dan mengolah ikan tuna, tidak akan terjadi hal yang membahayakan janin.

Mengapa konsumsi ikan tuna dikatakan bahaya bagi ibu hamil?

Ikan tuna memang dapat mengandung merkuri. Hal ini bisa terjadi karena lingkungan hidupnya yang tercemar. Kandungan merkuri pada tuna mungkin tidak akan membahayakan anda, tapi dapat mengganggu pembentukan sistem saraf bayi anda. Untuk menyiasatinya, lebih baik anda menjatuhkan pilihan konsumsi pada daging ikan tuna segar. Kadar merkuri dalam ikan tuna kalengan lebih besar daripada ikan tuna segar.

Anda juga harus membatasi konsumsi ikan tuna selama masa kehamilan. Menurut The Food and Drug Administration (FDA) dan Environmental Protection Agency (EPA) jumlah konsumsi ikan tuna yang disarankan adalah sebanyak 340 gram atau tidak lebih dari 2 kali dalam satu minggu. Membatasi konsumsi daging ikan tuna juga sebaiknya dilakukan untuk anda yang saat ini sedang proses menyusui atau bagi anda yang sedang dalam program hamil.

sumber : http://hamil.co.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s